
Baru aja beberapa jam yang lalu...aku denger kata-kata yang menurut aku salah kaprah. Kata-kata itu dikeluarkan oleh seorang temen yang cukup akrab, mengenai chatting. Kata-katanya gini ," Kalo bu Louise komunikasinya lewat chatting, kalo saya karena suka nulis, lewat blog..." Kata-kata itu bukan ditujukan ke aku, tapi ke jurnalis yang lagi nggak sengaja wawancarain beliau pas kita menghadiri seminar. Kebetulan si jurnalis udah kenal sama aku...pas nggak sengaja ketemu di forum itu aku bilang ke dia ,"mbak wawancarai ibu ini...smart woman nih.." Trus wawancara dilakukan di sela-sela break lunch seminar. Kebetulan temen ini kenal aku sebagai ibu rumah tangga, yang punya bisnis kecil-kecilan jualan kue...
Setelah ngobrol agak panjang, ternyata beliau malah belom punya blog (piye to bu...??) ... sementara beliau hobby menulis. Sedangkan aku yang ibu rumah tangga, suka kelebihan waktu, banyak nganggur, suka chatting, udah lebih duluan ngeblog...(maaf ya bu...duluan...permisi.... ;) )
Kalo diceritain lebih panjang, sangat kelihatan bahwa chatting di mata beliau, persepsi beliau mengenai chatting adalah sesuatu yang tidak penting, dilakukan oleh orang kurang kerjaan, yang nggak suka nulis dan nggak nge-blog....hohohoho...wait a minute mom...
Selama bertahun-tahun chatting, baik di YM ataupun Facebook aku ketemu sama banyak sekali orang...yang awalnya memang sudah kenal, yang sekedar tahu, sampai yang bener-bener belum kenal sebelumnya. Profesinya beragam, dari pengangguran (kalo ibu rumah tangga dianggap pengangguran), pedagang (kalo nggak pantes disebut businessman/woman---say hello buat mas Tonton, Sharah, Mbak Vita, Jengnad, dan temen-temen lain di Bundainbiz), guru(hallo Nurita...), Jurnalis ( Akim, Mering, dkk), PENULIS (hai Pay...), dosen (pak Ilya, pak Wing, pak Ikaputra, pak Ahmad Djunaedi, dan orang-orang pinter lainnya...), temen-temen baker (hai all @ NCC), dan masih buanyaaaaaaak lagi temen-temen dunia maya-ku yang selama ini nemenin aku lembur kerjaan sambil chatting. Mereka aktif chatting, aktif ngeblog...dari yang orang-orang kantoran bergaji 500rb sampai puluhan juta, arsitek, dokter, sampai penyanyi...dari anak SD sampai yang udah professor...fuihhh...kurang tinggi gimana lagi ya kalo udah jadi professor???
So jangan underestimate sama chatting...jangan salah kaprah, chatting powernya luar biasa...transaksi berjuta-juta rupiah bisa terjadi dengan chatting, persaudaraan bisa terjalin dengan chatting, negatifnya??? banyak juga...cuma saja, orang-orang yang namanya aku sebutin di atas, mestinya orang-orang cerdas yang tau banget bahwa chatting itu bermanfaat, jadi mampu menjauhkan efek negatifnya.
Mudah-mudahan tulisan ini dinilai sebagai alat 'pembuka mata' mengenai kesaktian 'chatting' dan bukan sebagai ungkapan kesal seseorang yang merasa dinilai sebagai 'orang yang kurang kerjaan'... ;)













1 komentar:
Mantap infonya gan, keep posting N sharing :)
jangan lupa mampir sini gan
Blogger
Nusantara Blogpreneur Indonesia
Post a Comment