Berisi segala hal tentang Louise...Activities, Hobbies, tentang orang-orang tercinta around me, and all things that I love to do...then I want to share them with you now..Enjoy it..Eh iya...sebelum lupa, tulis COMMENT ABOUT ME, my blog, my activities, or sekedar 'menyapa' or kenalan di my shout box ya..
Penyelenggaraan seminar bisnis online ternyata untuk memberikan pengetahuan bagi masyarakat yang ingin mengetahui bisnis-bisnis apa saja yang bisa menghasilkan uang dari internet. Penjelasan dari ahli di bidangnya masing-masing.
Jika anda mau bisa menjual barang ke rumah-rumah di seluruh Indonesia ataupun ke seluruh dunia melalui internet, bisa mengikuti jejak Ibu Louise Wulandari. Dia ahlinya penjualan retail, proses cepat tanpa membutuhkan orang banyak yang mengurus dokumen macam-macam. Pembelinya dari sabang sampai Merauke dan negara2 sekitar Indonesia, bahkan kadangkala kirim ke Amerika Serikat. Dan lebih hebatnya lagi, pembayaran 100% dimuka alias kontan! Ikuti jejak langkah Ibu Louise dari Pontianak, Kalimantan Barat. Bekerja tanpa meninggalkan anak-anak, dan tanpa meninggalkan rumah.
Agus Brokencode Juara Dunia 1 Kontes SEO Dunia 2008 & 2009 www.brokencode.biz
Jika anda ingin mendapatkan ilmu SEO (Search Engines Optimization) dapatkan langsung dari ahlinya, yang sudah terbukti menjuarai kontes SEO dunia, yaitu Bpk Agus Brokencode, dia juara dunia SEO busby contest tahun 2008 dan mempertahankannya tahun 2009. Juara 2 nya dari negara lain. Banyak juga ya...orang Indonesia yang hebat bisa mengalahkan orang-orang bule . Ngapain jauh-jauh belajar ke luar negeri untuk mempelajari SEO agar website bisa di halaman pertama Google. Belajar langsung dari juara dunia SEO di Seminar Bisnis Online tgl 26 April 2009.
Tonton Taufik Eksportir Online ke lebih dari 50 Negara www.rattanland.com
Jika anda ingin usaha ekspor ataupun yang sudah usaha ekspor, ingin meng-online-kan usahanya, bisa ikuti seminar ini, karena ada eksportir yang berbasis internet marketing, yang sangat jarang sekali pameran, walaupun pameran di Jakarta. Bisa mendapatkan order tanpa harus pameran buat eksportir itu adalah kepuasan yang tak terbatas. Karena hapir semua eksportir melakukan pameran di dalam negeri bahkan di luar negeri yang membutuhkan biaya ratusan juta rupiah. Dan hebatnya bisa mengekspor ke lebih dari 50 negara. Apakah anda ingin hemat ratusan juta??? Ikuti jejak langkah Bpk Tonton dari Cirebon.
Jika anda seorang ahli dalam menulis, ingin menjual ebook dan mendapatkan dollar dengan mudah sambil nonton televisi, anda bisa belajar dari Sdr Habibi Afsyah, dia bisa mendapatkan ribuan dollar walaupun di kursi roda. Tanpa harus banyak pergi-pergi ke percetakan hanya online di depan komputernya, itupun hanya 60 menit sehari. Enak sekali ya...santai dan dapat dollar. Dengan sistem affiliates yang akan dijelaskan oleh Sdr Habibi, penjualan ebook anda akan melesat ke angkasa, tak akan terbayangkan.
Beliau adalah konsultan dari website perusahaan-perusahaan besar di Indonesia. Chairman dari perusahaan konsultan bisnis internet Virtual. Website perusahaan yang dikelolanya juga tidak tanggung-tanggung seperti SWA, Toyota, Bisnis Indonesia, Telkom, Astra dll.
Antonius Widjaja Alibaba.com Indonesia Partner www.alibaba.com
Memperoleh peluang di pasar global di kala krisis? Jawabannya adalah: Alibaba.com, Portal Internet B2B e-Marketplace No. 1 di dunia. Segera bergabung dengan puluhan juta perusahaan di seluruh dunia dari lebih 200 negara!
Delicia Cafe Jl. Gusti Hamzah 17 Pontianak Telp (0561) 7187030
Hotspot now available @ Delicia Cafe 4 free... Free akses @ Delicia, browsing, chatting ditemani Cappuccino hangat, burger lezat, atau aneka pilihan makanan dan minuman lain.
Mau Ice Cream ??? Bayangkan Choco Brownie Ice Cream...mmm...so yummy...
So...come on, lets get everything yummy here @ Delicia.. ;)
Traffic Light,lampu pengatur lalu lintas, semua pasti sedah pernah mendengar kata-kata itu. Lampu merah istilah lainnya walaupun warnanya ada yang hijau dan kuning selain warna merah. Fungsinye sebagai pengatur lalu lintas juga hampir semua orang sudah tahu. Anak saya yang TK saja sudah sangat paham bahwa setiap warna lampu yang menyala punya arti yang berbeda. Merah = berhenti, kuning = hati-hati, hijau = jalan.
Agar bisa diakses dengan mudah, lampu dibuat dalam beberapa ukuran, untuk jalan yang lebar dipasang lampu dengan ukuran yang besar, sedangkan untuk jalan yang lebih kecil dipasanglah lampu lalu lintas yang lebih kecil. Sekarang dalam perkembangannya ada petinjuk waktu digital yang dipasang di lampu lalu lintas. Fungsinya untuk memberitahukan kepada pemakai jalan, berapa lama dia harus berhenti, berapa lama lagi dia boleh melanjutkan perjalanan. Menurut saya efeknya bagus, kita jadi tahu, bahwa sebenarnya waktu kita yang ‘diambil’ untuk berhenti, tidak begitu lama. Paling lama hanya 60-an detik.
Rasanya aturan berhenti-jalan-hati-hati itu berlaku global di seluruh dunia, jadinya seharusnya kita juga melaksanakannya tanpa alasan.
Pernah tidak, kita merasa jadi orang aneh, ketika kita berhenti sendirian di lampu merah, pada saat lampu memang menyala merah, sedangkan ‘kawan-kawan’ kita yang seharusnya ikut berhenti juga malah meneruskan perjalanan karena mungkin masih merasa aman. Belum ada kemungkinan ‘tabrakan’ dengan kendaraan lain yang berlawanan arah. Saya sering mengalami hal itu, mungkin banyak warga Pontianak yang perrnah merasakan hal serupa dengan saya. Untuk yang pernah merasakan hal itu, selamat, anda termasuk orang yang tertib dan mengerti peraturan. Sedangkan bagi yang belum pernah, semoga anda bukan termasuk orang liar yang sering melanggar peraturan, tapi orang yang pada saat berhenti di lampu merah memperoleh banyak kawan yang mau ikut berhenti dengan tertib.
Anak saya pernah bertanya, ketika kami berdua terlibat percakapan di dalam mobil. Dia menanyakan kenapa ada pengemudi yang terus berjalan sewaktu lampu lalu lintas menyala merah, jawaban saya adalah, orang itu dulu tidak bersekolah, jadi tidak ada ibu guru yang memberitahukan kepadanya tentang aturan itu. Jawaban itu memuaskan anak saya. Jawaban itu terpaksa keluar dari mulut saya, karena saya belum bisa menjelaskan suatu ‘pelanggaran tanpa hukuman’ kepada anak saya yang masih berusia 5 tahun, karena yang dia ketahui pelanggaran terhadap aturan harus ada konsekuensinya, ada hukumannya. Sedangkan yang dia lihat saat itu, tidak ada hukuman apapun yang diterima oleh si pelanggar.
Lebih parah lagi, ketika lampu masih merah, kira-kira 5 detik lagi akan berubah menjadi hijau, banyak yang mencuri start jalan duluan. Seberapa pentingnya urusan orang itu sampai 5 detik saja tidak mau berkorban untuk kepentingan dan keselamatan bersama. Sebegitu kepepetnya kah sampai harus buru-buru. Berlebihan sepertinya.
Ketika kita memikirkan diri sendiri, mungkin kita bisa saja melakukan pelanggaran, pelanggaran terhadap berbagai aturan, termasuk peraturan lalu lintas. Tapi bayangkan saja akibat yang ditimbulkan oleh pelanggaran tersebut, misalnya yang paling sering terjadi, adalah tabrakan. Pikirkan saja, apabila sayaseringkali membawa anak saya di kendaraan yang saya kemudikan, tentunya banyak ibu-ibu lain yang juga membawa anaknya di kendaraannya. Bisa jadi itu mobil, bisa juga motor. Kalau kita menabrak orang yang tidak punya sanak keluarga, yang hidup sebatang kara, mungkin efek yang ditimbulkan secara sosial akan sangat berbeda dengan apabila kita menabrak ibu-ibu yang sedang berkendara bersama anaknya.
Jadi apabila berkendara, jadilah pengendara yang peduli dengan kondisi sekitar, selain itu, apa sih yang anda kejar sehingga tidak ada waktu untuk berhenti selama 1 menit? Uang yang jumlahnya 2 Milyar, atau bisnis yang ratusan juta, yang tidak boleh terlambat biarpun hanya 1 menit?
Tolong biarkan negara ini, kota ini, menjadi kota yang normal, sehingga orang yang melanggarlah yang jadi makhluk aneh, bukan yang tertib yang jadi merasa aneh berhenti di perempatan sementara lampu memang menyala merah.